
Kebangkitan Nasional: Budi Utomo & Sumpah Pemuda
Babak 3: Era Kolonial & Perjuangan · 1908
"Lahirnya kesadaran berbangsa. Dari Budi Utomo (1908) hingga Sumpah Pemuda (1928) yang mempersatukan Nusantara."
Abad ke-20 menandai kebangkitan kesadaran nasional Indonesia. Pada 20 Mei 1908, Budi Utomo didirikan sebagai organisasi modern pertama, menandai awal pergerakan nasional. Terbentuknya organisasi ini berasal dari gagasan dr. Wahidin Soedirohusodo yang mendorong para pelajar STOVIA untuk mengangkat derajat bangsa. Budi Utomo kemudian dipimpin oleh R. Soetomo. Adanya organisasi Budi Utomo ini menjadi pemantik awal semangat perjuangan bangsa Indonesia. Mulai bermunculan organisasi lain, seperti Sarekat Islam yang dipimpin oleh Rekso Roemekso dan dikembangkan oleh H.O.S Tjokroaminoto. Ada pula Indische Partij yang merupakan organisasi politik pertama berideologi nasionalisme. Berbeda dengan Budi Utomo yang dikhususkan bagi para pelajar STOVIA dan Sarekat Islam yang dikhususkan bagi para pemeluk agama Islam, Indische Partij menerima setiap jiwa yang ingin berjuang bersama dari kalangan manapun. Puncaknya adalah peristiwa Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928, di mana para pemuda dari berbagai daerah bersumpah: Satu Nusa, Satu Bangsa, Satu Bahasa - Indonesia. Moment ini mempersatukan ratusan suku dan bahasa di Nusantara menjadi satu bangsa Indonesia. Pada saat itu pula, lagu kebangsaan Indonesia Raya pertama kali disajikan oleh W.R Supratman.
Peninggalan Utama
- Museum Kebangkitan Nasional
- Rasa Nasionalisme Bangsa Indonesia
- Biola W.R Supratman
- Gedung Museum Sumpah Pemuda
Highlight Budaya
- Nasionalisme
- Patriotisme
- Musyawarah dan Kekeluargaan
- Persatuan dan Cinta Tanah Air

