
Kedatangan Islam: Transformasi Spiritual Nusantara
Babak 2: Era Perdagangan & Akulturasi · Abad ke-13
"Islam masuk melalui pedagang Arab, Persia, Gujarat. Sunan menyebarkan Islam dengan pendekatan kultural yang damai."
Terdapat 3 teori yang menjelaskan proses masuknya agama Islam ke Indonesia. Teori Gujarat mengatakan bahwa Islam dibawa oleh orang-orang dari Gujarat, India. Teori Persia mengatakan bahwa Islam dibawa oleh orang-orang Persia. Sedangkan, Teori Mekkah mengatakan bahwa Islam dibawa oleh orang-orang Arab. Teori Mekkah inilah yang dianggap paling benar. Jalur masuknya Islam ke Indonesia diantaranya melalui jalur pedagangan, perkawinan, pendidikan, tasawuf, dakwah, dan kesenian. Agama Islam semakin berkembang setelah munculnya kesultanan-kesultanan bercorak Islam di Indonesia. Contohnya, Kesultanan Samudra Pasai, Kesultanan Demak, dan Kesultanan Malaka. Kesultanan-kesultanan ini melakukan persebaran agama Islam melalui perdagangan antar daerah atau bahkan dengan cara memperluas daerah kekuasaannya. Ajaran agama Islam kemudian disebarkan oleh para sunan dan ulama. Sunan-sunan Wali Songo menyebarkan Islam di daerah Pulau Jawa. Sedangkan, terdapat ulama-ulama lain yang ber-dakwah di penjuru Indonesia, seperti Syaikh Yusuf Abul Mahasin di Gowa, Syekh Abdus Samad di Palembang, dan Syekh Abdurrauf al-Singkili di Aceh.
Peninggalan Utama
- Bangunan arsitektur bekas Kesultanan
- Makam para sultan, sunan, dan ulama
- Kesenian yang digunakan oleh para sunan
- Pesantren tempat pembelajaran agama Islam
Highlight Budaya
- Masuknya Islam melalui jalur paling utama, yaitu jalur perdagangan.
- Berdirinya kesultanan-kesultanan Islam.
- Penyebaran Islam melalui seni dan budaya.
- Akulturasi Islam dengan agama yang sudah ada sebelumnya dan budaya lokal.

